Penelitian kuantitatif
Pengaruh Aktivitas
Berorganisasi Terhadap Motivasi Dakwah Mahasiswa Fakultas Dakwah Iain Sunan
Ampel Surabaya
A.
Latar belakang
Di
kalangan mahasiswa fakultas dakwah iain
sunan-ampel Surabaya pengaruh dalam aktivitas
berorganisasi terhadap motivasi berdakwah. Organization
yang merupakan pemolaan
bagian-bagian struktur kepribadian yang independen, yang masing-masing
bagan tersebut mempunyai hubungan khusus satu sama lainnya. Ini menunjukan
kepribadian itu bukan kumpulan sifat-sifat dalam arti satu sifat ditambah
dengan yang lainya, melainkan keterkaitan antara sifat-sifat tersebut, yang
satu sama lain saling berhubungan atau berinteraksi.[1]menurut Hubert
Bonner motivasi adalah secara fudamental
bersifat dinamis yang melukiskan ciri-ciri tingkah laku manusia yang
terarah kepada tujuan motivasi itu mengandung arti yang berhubungan dengan
ketegangan jiwa, ketidak seimbangan atau gerakan -gerakan yang harus dilakukan.
Setiap
organisasi mempunyai structural yang berbeda yang dapat mempengaruhi sikap dan
perilaku setiap anggotanya. Tujuan pengorganisasian membagi pekerjaan yang
harus dilakukan departemen dan jabatan yang terperinci, membagi tugas dan
tanggung jawab. Mengkoordinasikan berbagai tugas organisasi.
Salah satu contoh dari kajian tentang analisis
oleh peneliti mengenai aktivitas berorganisasi mahasiswa fakultas dakwah IAIN
Sunan-Ampel Surabaya. Dalam hal ini, peneliti ingin membuktikan kebenaran
terhadap suatu persepsi yang menyatakan mahasiswa fakultas dakwah bermotivasi
untuk berdakwah
B.
Rumusan masalah
1.
Sejauh mana pengaruh aktivitas organisasi
terhadap motivasi berdakwah ?
2.
Berapa persen sumbangan aktivitas organisasi
berpengaruh terhadap motivasi dakwah?
3.
Apakah ada pengaruh dalam aktivitas berorganisasi dengan motivasi
berdakwah
Bila
ditijau dari
a. jenis
kelamin
b. usia
c. jurusan
d. asal
sekolah SMA
C.
Tujuan dan manfaat penelitian
a.
Tujuan penelitian
1.
Untuk Mengetahui pengaruh aktivitas mahasiswa
berorganisasi terhadap motivasi berdakwah?
2.
Untuk
mengukur sejauh mana aktivitas mahasiswa berorganisasi terhadap motivasi
berdakwah?
3.
Untuk
mengetahui persentase sumbangan pengaruh aktivitas mahasiswa
berorganisasi terhadap motivasi berdakwah?
b.
Manfaat penelitian
1. Manfaat Teoritis
Melalui penelitian ini diharapkan hasil
penelitian dapat dijadikan sebagai pembuktian terhadap paradigma yang
berkembang dimasyarakat sehingga persepsi yang kurang tepat dapat diluruskan.
Selain itu hasil penelitian dapat dijadikan tolak ukur, faktor-faktor apa saja
yang mempengaruhi ilmu pengetahuan.
2. Manfaat praktis
Melalui penelitian ini diharapkan dapat
dijadikan sebagai bahan pertimbangan atau bahan evaluasi terhadap pengaruh
organisasi sebagai aktivitas mahasiswa dalam bermotivasi berdakwah.
D.
Hipotesis
Ha : ada pengaruh berorganisasi terhadap motivasi
dakwah fakultas dakwah IAIN
SUNAN-AMPEL SURABAYA
E.
Kerangka
teori
Menurut Sigmund
freud(1856-1939)kepribadian manusia terdiri dari 3 sistem yaitu
id(dorongan-dorongan biologis), ego(kesadaran terhadap realitas kehiduapan) dan
superego(kesadaran normatif)yang berinteraksi satu sama lain. Jiwa manusia
sering disederhanakan dan diumpamakan sebagai”gunung es yang terapung di samudra”: sebagian kecil tampak
dipermukaan( alam sadar), bagian
terbesar tidak tampak karena ada didalam samudra (alam tak sadar), dan diantara keduanya ada bagian gerakan naik
turunya gelombang kadang hilang terendam dibawah permukaan atau tampak muncul
keatas (alam prasadar). Id adalah
berbagai potensi yang terbawa sejak lahir, insting-insting dan nafsu-nafsu
primer, sumber energipsikis yang member daya kepada egodan superego untuk
menjalankan fungsi-fungsinya.
Spikologi perilaku memberikan
kontribusi asas-asas perubahan perilaku yakni: a. Classical conditioning(pembiasaan klasik): suatu rangsang (netral)
akan menimbukan pola reaksi tertentu apabila rangsang itu sering diberikan
bersamaan denga lain secara alamiah menimbulkan pola reaksi tersebut . b. Law of effect(hokum akibat): perilaku
yang menimbulkan akibat yang memuaskan si pelaku cenderung akan diulangi,
sebaliknya perilaku yang menimbulkan akibat yang tidak memuaskan atau merugikan
cenderung akan dihentikan. c. Operant
conditioning(pembiasaan operant): suatu pola perilaku akan menjadi mantap
apabila dengan perilaku itu berhasil diperoleh hal-hal yang
diinginkansipelaku(penguat positif) atau mengakibatkan hal-hal yang tak
diinginkan (penguat negatif). d. Modeling
(peneladanan): dalam kehidupan social perubahan perilaku terjadi karena
proses dan peneladanan terhadap perilaku orang lanyang disenangi dan dikagumi.
Spikologi Humanistik memusatkan
perhatian untuk menelaah kualitas insane, yakni sifat-sifat dan kemampuan
khusus manusia yang terpateri pada eksistensi manusia, seperti kemampauan
abstraksi, daya analisis dan sintesis, imajinasi, kreativitas, kebebasan
kehendak, tanggung jawab, alkulturasi diri, makna hidup, pengembangan diri,
humor, sikap etis, dan rasa estetika.[2]
menurut floyd L.
Ruch , motivasi itu sanagat kompleks dan dapat mempengaruhi perilaku manusia
ada 3 cara yakni: 1. motive dapat memungkinkan pola rangsangan dari luar diri
manusia mengalahkan rangsangan lain dan menyayanginya, 2. motive dapat membawa
seseorang terkait dalam suatu kegiatan tertentu sehingga ia dapat menemukan
objek atau situasi khusus dari dirinya, 3. motive dapat menimbulkan kekuatan
untuk melaksanakan pekerjaan yng lebih berat tidak hanya mendorong kearah
tujuan tertentu untuk memenuhi kebutuhan khusus saja, akan tetapi kekuatan
dorongan tersebut menjadi lebih umum sifat
Pandangan kepribadian tersebut dikaitkan pada penelitian
pengaruh aktivitas berorganisasi terhadap motivasi berdakwah. Sehingga peneliti
serta mahasiswa dapat mengetahui apa saja factor-faktor yang mempengaruhi
potensi diri pada mahasiswa fakultas dakwah dalam motivasi dakwah yang
beraktivitas organisasi.
F.
Variable, indikator variabel, definisi opersional
Variabel
penelitian dapat disamakan dengan faktor-faktor yang dapat berubah-ubah ataupun
dapat diubah dalam keperluan penelitian.[3]
Variabel Independen pada penelitian ini adalah aktivitas mahasiswa
berorganisasi yang memiliki indikator sebagai berikut :
a. Aktivitas organisasi
b. Motivasi organisasi
c. Perilaku berorganisai
d. Kepribadian diri
Variabel Dependen pada penelitian ini adalah motivasi
mahasiswa untuk berdakwah yang memiliki indikator sebagai berikut :
a. Aktiviatas berdakwah
b. Motivasi berdakwah
c. Motivasi Kepribadian
Definisi operasinal
Tingkah
laku mahasiswa terhadap aktivitas organisasi berpengaruh terhadap kepribadian
mahasiswa yang menjalankan aktivitas organisasi. Organisasi sebagai penunjang
aktivitas untuk mengembangkan potensi yang dimiliki setiap individu.
Perilaku mahasiswa fakultas dakwah untuk mengembangkan potensi harus ada
motivasi tertentu terhadap motivasi dakwah. Motivasi adalah sebagai dorongan
agai kegiatan itu berjalan selaran dengan pemikiran.
G.
Metode
penelitian
a.
jenis
penelitian
Dalam
penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian
kuantitatif
Metode
penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang tidak terlalu
menitikberatkan pada kedalaman data, yang penting dapat merekam data
sebanyak-banyaknya dari populasi yang luas. Walaupun populasi penelitian besar,
tetapi dengan mudah dapat dianalisis, baik melalui rumus-rumus statistik maupun
komputer.[4]
b.
sumber
data, populasi, teknik sample, dan sample
1.
sumber data
sumber data yang di akumulasikan dari penyebaran
angket berupa kuesioner
2. populasi
Populasi adalah keseluruhan (universum) dari
objek penelitian yang dapat berupa manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, udara, gejala,
nilai, peristiwa, sikap hidup, dan sebagainya, sehingga objek-objek ini dapat
menjadi sumber data penelitian.[5]
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
mahasiswa yang ada di fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya. mulai dari
jurusan Bimbingan Konseling Islam, Manajemen Dakwah, Komunikasi Penyiaran
Islam, Pengembangan Masyarakat Islam, dan prodi Ilmu Komunikasi, Sosiologi,
psikologi.
3. Teknik sample
Teknik sampling dalam penelitian ini adalah
Teknik Purposive Sampling yang digunakan pada penelitian-penelitian yang lebih
mengutamakan tujuan penelitian daripada sifat populasi dalam menentukan sampel
penelitian.[6]
4. Sample
Sampel dalam penelitian ini adalah bagian dari
populasi yang telah disebutkan yaitu dari 4 (empat) Jurusan dan 3 (tiga) prodi diambil
masing-masing 7 (tujuh) responden termasuk peneliti sendiri sehingga terkumpul
49 (empat puluh sembilan) sampel.
c.
tehnik
pengumpulan data
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini
adalah menggunakan Questioner Questioner terdiri dari pertanyaan yang disusun
berdasarkan indikator variabel independen dan dependen yang kemudian disebar
pada responden yang telah disebutkan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan
Questioner tertutup yaitu dengan memberikan beberapa opsi jawaban pada
responden. Questioner itu adalah sebagai berikut:
1. apakah anda berminat dalam aktivitas
organisasi?
a. Ya b.
kadang-kadang c. tidak d. tidak sama sekali
2. apakah anda bermotivasi untuk berdakwah ?
a. ya
b. kadang-kadang c. tidak d.
tidak sama sekali
3. apakah anda mengikuti organisasi?
a. Ya
b. kadang – kadang c. tidak d.
tidak sama sekali
4. Apakah
anda update dalam berorganisasi?
a. Ya b. kadang-kadang c. tidak d.
tidak sama sekali
5. Kemana
saja anda memotivasi teman anda dalam mengajak berdakwah?
a.
Organisasi b.
jurusan c. rumah d. pondok
6.
Apakah anda berminat memotivasi diri anda untuk
berdakwah ?
a. Ya b.
kadang-kadang c. tidak d. tidak sama sekali
7. Apakah anda berpengaruh dalam
aktivitas organisasi terhadap motivasi berdakwah ?
a.
Ya b.
kadang – kadang c. tidak d. tidak sama sekali
8. Sejauh mana anda mengikuti
organisai yang menaungi potensi anda?
a. 10% b. 30% c. 50% d.
100%
9. Apakah ada perubahan perilaku setelah mengikuti oranisasi yang anda
ikuti?
a. Ya b. kadang-kadang c. tidak d.
tidak sama sekali
10. Dalam
ruang lingkup organisasi! Apakah anda bermotivasi untuk berdakwah didalamnya?
a.
Ya b.
kadang-kadang c. tidak d. tidak sama sekali
d.
teknik
analisis data
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan
stastiktika inferensial sesuai dengan jenis penelitian yaitu jenis penelitian
kuantitatif. Sedangkan Teknik analisa statistika inferensial adalah Teknik yang
berkenaan dengan permodelan data dan melakukan pengambilan keputusan
berdasarkan analisis data, yaitu:
1. Product Moment, untuk mencari hubungan antar
variabel. Rumus yang digunakan:
P rxy
: N∑XY – (∑X)(∑Y)
√[N∑X2 – (∑X)2] [N∑Y2 – (∑Y)2]
2. Kai Kuadrat, untuk mencari hubungan antar
variabel dengan membedakan sampel perempuan dan laki-laki. Rumus yang
diguanakan:
X2 : X20 = N
[( AD-BC ) – N/2 ]2
(A+B)
(C+D) (A+C) (B+C)
3. T Test, untuk mencari hubungan antar variabel
dengan membedakan sampel dalam dua kelompok, yaitu A dan B. Rumus yang
digunakan:
t : t0 = MD
SEMD
MD
= ∑D dan SDD
= √∑D2 – (∑D)2
N N N
Lalu SEMD = SDD
√N-1
4. Anava, untuk mencari hubungan antar variabel
dengan membedakan sampel dalam lima variasi. Rumus yang digunakan:
F : F = MSp SSE =
SST - SSp
MSE
MSp
= SSp SST
= ∑ (X ij)2 – CF
DFp SSp = ∑
(Tj)2 – CF
n
i
MSE
= SSF CF1
= (∑ Tj)2
DFE N
5. Regresi, untuk melihat sumbangan variabel satu
terhadap variabel yang lain. Rumus yang digunakan:
R2 :
a. ∑xy = ∑XY – (∑X) (∑Y)
N
b. ∑x2 = ∑X2 – (∑X)2
N
c. ∑y2 = ∑Y2 – (∑Y)2
N
d. A1 = ∑xy
∑x2
e. A0 = ∑Y – A1 ∑X
N
f. Y = Ao + A1 X
g. R2 = A12 (∑x2)
∑y2
[1] Samsul yusuf dan juntika nurisan”teori
kepribadian”bandung: pt remaja rosdakarya,2008 cet 2 hlm. 5
[2]
Hanna djumhana batsaman” intregasi
spikologi dengan islam”pustaka belajar dengan yayasan insane kamil,Jogjakarta:2005.hlm
45-56
[3]Burhan
Bungin, Metodologi Penelitian Sosial Format-format Kuantitatif dan
Kualitatif, Surabaya: Airlangga University Press, 2001 hlm. 56.
[4]ibid
burhan bungin, hlm 29.
[5]ibid,
hlm 101
[6] Ibid,.
hlm. 118.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar