Selasa, 31 Desember 2013

metode penelitian kuantitatif



Penelitian kuantitatif
Pengaruh Aktivitas Berorganisasi Terhadap Motivasi Dakwah Mahasiswa Fakultas Dakwah Iain Sunan Ampel Surabaya
A.    Latar belakang
Di kalangan mahasiswa fakultas dakwah iain sunan-ampel Surabaya pengaruh dalam aktivitas berorganisasi terhadap motivasi berdakwah. Organization yang merupakan pemolaan bagian-bagian struktur kepribadian yang independen, yang masing-masing bagan tersebut mempunyai hubungan khusus satu sama lainnya. Ini menunjukan kepribadian itu bukan kumpulan sifat-sifat dalam arti satu sifat ditambah dengan yang lainya, melainkan keterkaitan antara sifat-sifat tersebut, yang satu sama lain saling berhubungan atau berinteraksi.[1]menurut Hubert Bonner motivasi adalah secara fudamental  bersifat dinamis yang melukiskan ciri-ciri tingkah laku manusia yang terarah kepada tujuan motivasi itu mengandung arti yang berhubungan dengan ketegangan jiwa, ketidak seimbangan atau gerakan -gerakan yang harus dilakukan.
Setiap organisasi mempunyai structural yang berbeda yang dapat mempengaruhi sikap dan perilaku setiap anggotanya. Tujuan pengorganisasian membagi pekerjaan yang harus dilakukan departemen dan jabatan yang terperinci, membagi tugas dan tanggung jawab. Mengkoordinasikan berbagai tugas organisasi.
Salah satu contoh dari kajian tentang analisis oleh peneliti mengenai aktivitas berorganisasi mahasiswa fakultas dakwah IAIN Sunan-Ampel Surabaya. Dalam hal ini, peneliti ingin membuktikan kebenaran terhadap suatu persepsi yang menyatakan mahasiswa fakultas dakwah bermotivasi untuk berdakwah
B.     Rumusan masalah
1.      Sejauh mana pengaruh aktivitas organisasi terhadap motivasi berdakwah ?
2.      Berapa persen sumbangan aktivitas organisasi berpengaruh terhadap motivasi dakwah?
3.      Apakah ada pengaruh dalam aktivitas berorganisasi dengan motivasi berdakwah
Bila ditijau dari
a. jenis kelamin
b. usia
c. jurusan
d. asal sekolah SMA

C.     Tujuan dan manfaat penelitian
a.       Tujuan penelitian
1.      Untuk Mengetahui pengaruh aktivitas mahasiswa berorganisasi terhadap motivasi berdakwah?
2.      Untuk mengukur sejauh mana aktivitas mahasiswa berorganisasi terhadap motivasi berdakwah?
3.      Untuk mengetahui persentase sumbangan pengaruh aktivitas mahasiswa berorganisasi terhadap motivasi berdakwah?
b.      Manfaat penelitian
1.      Manfaat Teoritis
Melalui penelitian ini diharapkan hasil penelitian dapat dijadikan sebagai pembuktian terhadap paradigma yang berkembang dimasyarakat sehingga persepsi yang kurang tepat dapat diluruskan. Selain itu hasil penelitian dapat dijadikan tolak ukur, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi ilmu pengetahuan.
2.      Manfaat praktis
Melalui penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan atau bahan evaluasi terhadap pengaruh organisasi sebagai aktivitas mahasiswa dalam bermotivasi berdakwah.

D.    Hipotesis
Ha : ada pengaruh berorganisasi terhadap motivasi dakwah fakultas dakwah IAIN SUNAN-AMPEL SURABAYA

E.     Kerangka teori
Menurut Sigmund freud(1856-1939)kepribadian manusia terdiri dari 3 sistem yaitu id(dorongan-dorongan biologis), ego(kesadaran terhadap realitas kehiduapan) dan superego(kesadaran normatif)yang berinteraksi satu sama lain. Jiwa manusia sering disederhanakan dan diumpamakan sebagai”gunung es yang terapung di samudra”: sebagian kecil tampak dipermukaan( alam sadar), bagian terbesar tidak tampak karena ada didalam samudra (alam tak sadar), dan diantara keduanya ada bagian gerakan naik turunya gelombang kadang hilang terendam dibawah permukaan atau tampak muncul keatas (alam prasadar). Id adalah berbagai potensi yang terbawa sejak lahir, insting-insting dan nafsu-nafsu primer, sumber energipsikis yang member daya kepada egodan superego untuk menjalankan fungsi-fungsinya.
Spikologi perilaku memberikan kontribusi asas-asas perubahan perilaku yakni: a. Classical conditioning(pembiasaan klasik): suatu rangsang (netral) akan menimbukan pola reaksi tertentu apabila rangsang itu sering diberikan bersamaan denga lain secara alamiah menimbulkan pola reaksi tersebut . b. Law of effect(hokum akibat): perilaku yang menimbulkan akibat yang memuaskan si pelaku cenderung akan diulangi, sebaliknya perilaku yang menimbulkan akibat yang tidak memuaskan atau merugikan cenderung akan dihentikan. c. Operant conditioning(pembiasaan operant): suatu pola perilaku akan menjadi mantap apabila dengan perilaku itu berhasil diperoleh hal-hal yang diinginkansipelaku(penguat positif) atau mengakibatkan hal-hal yang tak diinginkan (penguat negatif). d. Modeling (peneladanan): dalam kehidupan social perubahan perilaku terjadi karena proses dan peneladanan terhadap perilaku orang lanyang disenangi dan dikagumi.
Spikologi Humanistik memusatkan perhatian untuk menelaah kualitas insane, yakni sifat-sifat dan kemampuan khusus manusia yang terpateri pada eksistensi manusia, seperti kemampauan abstraksi, daya analisis dan sintesis, imajinasi, kreativitas, kebebasan kehendak, tanggung jawab, alkulturasi diri, makna hidup, pengembangan diri, humor, sikap etis, dan rasa estetika.[2]
menurut floyd L. Ruch , motivasi itu sanagat kompleks dan dapat mempengaruhi perilaku manusia ada 3 cara yakni: 1. motive dapat memungkinkan pola rangsangan dari luar diri manusia mengalahkan rangsangan lain dan menyayanginya, 2. motive dapat membawa seseorang terkait dalam suatu kegiatan tertentu sehingga ia dapat menemukan objek atau situasi khusus dari dirinya, 3. motive dapat menimbulkan kekuatan untuk melaksanakan pekerjaan yng lebih berat tidak hanya mendorong kearah tujuan tertentu untuk memenuhi kebutuhan khusus saja, akan tetapi kekuatan dorongan tersebut menjadi lebih umum sifat
Pandangan kepribadian tersebut dikaitkan pada penelitian pengaruh aktivitas berorganisasi terhadap motivasi berdakwah. Sehingga peneliti serta mahasiswa dapat mengetahui apa saja factor-faktor yang mempengaruhi potensi diri pada mahasiswa fakultas dakwah dalam motivasi dakwah yang beraktivitas organisasi.

F.      Variable, indikator variabel, definisi opersional
Variabel penelitian dapat disamakan dengan faktor-faktor yang dapat berubah-ubah ataupun dapat diubah dalam keperluan penelitian.[3] Variabel Independen pada penelitian ini adalah aktivitas mahasiswa berorganisasi yang memiliki indikator sebagai berikut :
a.       Aktivitas organisasi
b.      Motivasi organisasi
c.       Perilaku berorganisai
d.      Kepribadian diri
Variabel Dependen pada penelitian ini adalah motivasi mahasiswa untuk berdakwah yang memiliki indikator sebagai berikut :
a.       Aktiviatas berdakwah
b.      Motivasi berdakwah
c.       Motivasi Kepribadian

Definisi operasinal
            Tingkah laku mahasiswa terhadap aktivitas organisasi berpengaruh terhadap kepribadian mahasiswa yang menjalankan aktivitas organisasi. Organisasi sebagai penunjang aktivitas untuk mengembangkan potensi yang dimiliki setiap individu. Perilaku mahasiswa fakultas dakwah untuk mengembangkan potensi harus ada motivasi tertentu terhadap motivasi dakwah. Motivasi adalah sebagai dorongan agai kegiatan itu berjalan selaran dengan pemikiran.

G.    Metode penelitian
a.       jenis penelitian
Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif

Metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang tidak terlalu menitikberatkan pada kedalaman data, yang penting dapat merekam data sebanyak-banyaknya dari populasi yang luas. Walaupun populasi penelitian besar, tetapi dengan mudah dapat dianalisis, baik melalui rumus-rumus statistik maupun komputer.[4]


b.      sumber data, populasi, teknik sample, dan sample
1.      sumber data
sumber data yang di akumulasikan dari penyebaran angket berupa kuesioner
2.      populasi
Populasi adalah keseluruhan (universum) dari objek penelitian yang dapat berupa manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, udara, gejala, nilai, peristiwa, sikap hidup, dan sebagainya, sehingga objek-objek ini dapat menjadi sumber data penelitian.[5]
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang ada di fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya. mulai dari jurusan Bimbingan Konseling Islam, Manajemen Dakwah, Komunikasi Penyiaran Islam, Pengembangan Masyarakat Islam, dan prodi Ilmu Komunikasi, Sosiologi, psikologi.
3.      Teknik sample
Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Teknik Purposive Sampling yang digunakan pada penelitian-penelitian yang lebih mengutamakan tujuan penelitian daripada sifat populasi dalam menentukan sampel penelitian.[6]

4.      Sample
Sampel dalam penelitian ini adalah bagian dari populasi yang telah disebutkan yaitu dari 4 (empat) Jurusan dan 3 (tiga) prodi diambil masing-masing 7 (tujuh) responden termasuk peneliti sendiri sehingga terkumpul 49 (empat puluh sembilan) sampel.


c.       tehnik pengumpulan data
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan Questioner Questioner terdiri dari pertanyaan yang disusun berdasarkan indikator variabel independen dan dependen yang kemudian disebar pada responden yang telah disebutkan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Questioner tertutup yaitu dengan memberikan beberapa opsi jawaban pada responden. Questioner itu adalah sebagai berikut:
1.      apakah anda berminat dalam aktivitas organisasi?
a.       Ya                   b. kadang-kadang       c. tidak            d. tidak sama sekali
2.      apakah anda bermotivasi untuk berdakwah ?
a.       ya                   b. kadang-kadang       c. tidak                        d. tidak sama sekali
3.      apakah anda mengikuti organisasi?
a.       Ya                   b. kadang – kadang     c. tidak            d. tidak sama sekali
4.      Apakah anda update dalam berorganisasi?
a.       Ya                   b. kadang-kadang       c. tidak                        d. tidak sama sekali
5.      Kemana saja anda memotivasi teman anda dalam mengajak berdakwah?
a.       Organisasi       b. jurusan                     c. rumah          d. pondok
6.      Apakah anda berminat memotivasi diri anda untuk berdakwah ?
a.       Ya                   b. kadang-kadang       c. tidak            d. tidak sama sekali

7.      Apakah anda berpengaruh dalam aktivitas organisasi terhadap motivasi berdakwah ?
a.       Ya                    b. kadang – kadang     c. tidak            d. tidak sama sekali
8.      Sejauh mana anda mengikuti organisai  yang menaungi potensi anda?
a.       10%                 b. 30%                         c. 50%             d. 100%
9.      Apakah ada perubahan perilaku setelah mengikuti oranisasi yang anda ikuti?
a.       Ya                   b. kadang-kadang       c. tidak            d. tidak sama sekali
10.  Dalam ruang lingkup organisasi! Apakah anda bermotivasi untuk berdakwah didalamnya?
a.       Ya                   b. kadang-kadang       c. tidak            d. tidak sama sekali

d.      teknik analisis data
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan stastiktika inferensial sesuai dengan jenis penelitian yaitu jenis penelitian kuantitatif. Sedangkan Teknik analisa statistika inferensial adalah Teknik yang berkenaan dengan permodelan data dan melakukan pengambilan keputusan berdasarkan analisis data, yaitu:
1.      Product Moment, untuk mencari hubungan antar variabel. Rumus yang digunakan:
P rxy       :  N∑XY – (∑X)(∑Y)
                √[N∑X2 – (∑X)2] [N∑Y2 – (∑Y)2]

2.      Kai Kuadrat, untuk mencari hubungan antar variabel dengan membedakan sampel perempuan dan laki-laki. Rumus yang diguanakan:
X2         : X20 = N [( AD-BC )    N/2 ]2     
                        (A+B) (C+D) (A+C) (B+C)

3.      T Test, untuk mencari hubungan antar variabel dengan membedakan sampel dalam dua kelompok, yaitu A dan B. Rumus yang digunakan:
t          : t0 = MD
                                        SEMD
             MD = ∑D         dan      SDD = √∑D2 (∑D)2
                                    N                                    N         N
Lalu     SEMD = SDD
                                                √N-1

4.      Anava, untuk mencari hubungan antar variabel dengan membedakan sampel dalam lima variasi. Rumus yang digunakan:
F            : F = MSp                           SSE = SST -  SSp
                                 MSE          
                        MSp = SSp                          SST = ∑ (X ij)2 – CF
                                    DFp                       SSp = ∑ (Tj)2 ­– CF
                                                                        n i
MSE = SSF                         ­CF1 = (∑ Tj)2
                                                DFE                             N

5.      Regresi, untuk melihat sumbangan variabel satu terhadap variabel yang lain. Rumus yang digunakan:
R2             :
a.       ∑xy = ∑XY – (∑X) (∑Y)
N
b.      ∑x2 = ∑X2 (∑X)2
                            N
c.       ∑y2 = ∑Y2 (∑Y)2
                            N
d.      A1 = xy
                         ∑x2
e.       A0 = ∑Y – A1 ∑X
         N
f.       Y = Ao + A1 X
g.      R2 = A12 (∑x2)
                             ∑y2




















[1] Samsul yusuf dan juntika nurisan”teori kepribadian”bandung: pt remaja rosdakarya,2008 cet 2 hlm. 5
[2] Hanna djumhana batsaman” intregasi spikologi dengan islam”pustaka belajar dengan yayasan insane kamil,Jogjakarta:2005.hlm 45-56

[3]Burhan Bungin, Metodologi Penelitian Sosial Format-format Kuantitatif dan Kualitatif, Surabaya: Airlangga University Press, 2001 hlm. 56.
[4]ibid burhan bungin, hlm 29.
[5]ibid, hlm 101

[6] Ibid,. hlm. 118.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar