Selasa, 31 Desember 2013

logika

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kita sebagai manusia terbiasa berfikir dan rasanya berfikir itu sepintas lalu terasa mudah. Setiap hari manusia tidak terlepas dari kegiatan berfikir. Bahkan setiap waktu, kita sebagai manusia berdialog dengan diri kita sendiri, dengan orang lain, baik itu dalam kegiatan berbicara, menulis, membaca, menyimak, dan lain sebagainya. Kita selalu menarik kesimpulan dari apa yang kita lihat dan yang kita dengar. Dan seringkali tanpa disadari ketika kita berfikir, kita menggunakan ungkapan seperti “kalau begini maka begitu”, “dengan demikian”, dan sebagainya yang kesemuanya itu merupakan bentuk kegiatan berfikir. Singkat kata, berfikir nampak begitu mudah bagi kita sebagai manusia. Benarkah kegiatan berfikir merupakan kegiatan yang mudah kita lakukan? Apabila kita renungkan secara mendasar, tentu berfikir tidak semudah yang kita duga. Berfikir merupakan kegiatan yang cukup sulit dan pelik, manakala kita lakukan dengan benar, hal ini akan nampak apabila kita coba teliti dengan seksama dan sistematis dengan berbagai pemikiran atau penalaran yang kita dengar, kita baca, dan kita ungkapkan. Banyak penalaran atau pikiran yang tidak “nyambung” apabila kita dengar dan kita ucapkan. Mengapa terjadi seperti itu?. Menyadari akan adanya berbagai kesulitan dalam berfikir,kita didorong untuk memikirkan cara kita untuk berfikir, serta meneliti asas-asa atau hukum-hukum yang mampu mengatur arah pemikiran kita ke arah yang benar. Di indonesia, perkembangan logika tidak disambut baik oleh bangsa indonesia karena merasa tak sesuai dengan budaya mereka. Namun dengan perkembangan zaman, ilmu logika mulai berkembang dan kita dapat melihat kebutuhan akan pendalaman serta penguasaan logika sebagai salah satu tuntutan yang asasi untuk mencerdaskan bangsa dan memanusiakan manusia yang menjadi tujuan seluruh kegiatan pembangunan di Indonesia. B. Rumusan Masalah 1. Bagaimana sejarah logika tumbuh menjadi sebuah ilmu? 2. Apa pengertian logika dan manfaatnya? 3. Apa hubungan logika dengan filsafat? 4. Bagaimana peran logika di indonesia? C. Tujuan 1. Untuk mengetahui sejarah logika yang tumbuh dan berkambang menjadi sebuah ilmu 2. Mengetahui arti serta manfaat dari logika 3. Mengetahui hubungan logika dan filsafat 4. Mengetahui peran logika yang mempengaruhi kemajuan bangsa indonesia BAB II PEMBAHASAN A. Logika 1. Pengertian Logika secara etimologis berasal dari bahasa yunani “logike” yang berhubungan dengan kata “logos” yang berarti ucapan, atau pikiran yang diucapkan secara lengkap. Dan kata Menurut Gie dkk (1980) bahwa logika adalah sebuah bidang pengetahuan yang merupakan bagian dari filsafat yang mempelajari segenap asas, aturan, dan tata cara mengenai penalaran yang benar. Logika merupakan cabang filsafat yang bersifat praktis yang berpangkal pada penalaran, dan sekaligus juga sebagai dasar filsafat dan sebagai sarana ilmu. Sebagai ilmu, logika disebut logike episteme atau dalam bahasa latin disebut logica scientia yang berarti ilmu logika, namun sekarang lazim disebut dengan logika saja. Secara terminologis logika di definisikan sebuah teori tentang penyimpulan yang sah. Penyimpulan pada dasarnya bertitik tolak dari suatu pangkal-pikir tertentu, yang kemudian ditarik suatu kesimpulan. Penyimpulan yang sah, artinya sesuai dengan pertimbangan akal dan runtut sehingga dapat dilacak kembali yang sekaligus juga benar, yang berarti dituntut kebenaran bentuk sesuai dengan isi. 2. Sejarah perkembangan logika Logika pertama kali disusun oleh Aristoteles (384-322 SM), yang merupakan sebuah ilmu tentang hukum-hukum berfikir guna memelihara jalan pikiran dari setiap kekeliruan. Dan logika sebagai ilmu baru pada waktu itu, disebut dengan “analitika” dan “dialektika”. serta kumpulan karya tulis aristoteles mengenai logika tersebut diberi nama Organon, yang terdiri atas enam bagian. Tokoh logika pada zaman Islam adalah al-Farabi (873-950 M) yang terkenal mahir dalam bahasa Grik tua, menyalin karya tulis aristoteles dalam berbagai bidang ilmu dan karya tulis ahli-ahli pikir Grik lainnya. Al-Farabi menyalin dan memberi komentar atas tujuh bagian logika dan menambahkan satu bagian baru sehingga menjadi delapan bagian. 2. Bahasa dalam Logika Mengingat logika erat kaitannya denga kegiatan berfikir, dan berfikir erat kaitannya dengan bahasa, maka hubungan antara bahasa dan berfikir logis nampak bagaikan dua sisi mata uang. Bahasa adalah laksana alat berfikir yang kalau sungguh-sungguh kita kuasai dan kita gunakan dengan tepat, dapat membantu kita memperoleh kecakapan berfikir, berlogika dengan cepat. Fungsi pokok dari sebuah bahasa itu sendiri menurut Ihromi (1987) adalah : 1. Fungsi ekspresif Adalah Fungsi bahasa untuk mengekspresikan perasaan atau sikap 2. Fungsi Direktif Adalah Fungsi bahasa yang digunakan untuk memunculkan atau menghalangi tindakan nyata. 3. Fungsi Informatif Adalah fungsi yang digunakan untuk mengutarakan hal-hal yang faktual sifatnya. 3. Jenis Logika Secara historis terdapat 2 macam logika yaitu a) Logika Naturalis Sejak manusia melakukan kegiatan berfikir, ketika itulah ia telah mempraktikkan aturan-aturan berfikir, meskipun sama sekali tidak disadarinya. Jadi sejak manusia ada, sejak itulah manusia telah berlogika.Namun berlogika ini hanya merupakan bawaan kodrat manusia semata. b) Logika Artifisial Logika Artifisia dilihat dari segi bentuk dan isi dibagi lagi menjadi dua bagian yaitu logika material dan logika formal. Logika material adalah logika yang membicarakan materi-materi atau realitas yang berhubungan dengan pikiran. Sedangkan logika formal adalah logika yang mempelajari bentuk berfikir. B. Logika di Indonesia Di Indonesia pada mulanya, logika tidak pernah menjadi mata pelajaran pada perguruan-perguruan umum. Pelajaran logika hanya bisa dijumpai di pesantren-pesantren dan perguruan-perguruan Islam dengan mempergunakan buku-buku berbahasa Arab. Sebagian kaum intelektual sangat menyadari kebutuhan mendesak akan meratanya kesanggupan berfikir tertib dan kritis seperti yang diajarkan dalam logika sebagai salah satu syarat mutlak terwujudnya Indonesia modern. Namun, karena logika tidak berasal dari Indonesia, maka banyak kalangan yang menolak ilmu logika. Logika pun dipandang tidak sesuai dengan adat ketimuran Indonesia. Analisis kritis dianggap tidak sesuai apabila diterapkan pada adat yang halus khas orang timur. Bahkan logika dilarang untuk diajarkan pada sekolah atau pesantren. Namun pada masa sekarang ini logika di Indonesia sudah mulai berkembang sesuai perkembangan logika pada umumnya yang mendasarkan pada perkembangan teori himpunan. Adanya logika di Indonesia dimulai dengan ‘memusuhi’ logika. Karena kebanyakan orang Indonesia menolak logika, yang menurut mereka bertentangan dengan budaya dan dapat merusak budaya timur mereka yang dikenal memiliki perasaan halus khas orang timur. Sebelum masuknya agama-agama dari negeri seberang ke Indonesia, bisa dikatakan tanah air ini hanya memiliki dua kepercayaan, yaitu animisme dan dinamisme. Sehingga hal-hal yang bersifat mistik dan irasional begitu melekat dengan Indonesia. Hal ini masih terasa hingga sekarang, masih banyak orang-orang yang suka main ‘babi ngepet’ daripada bekerja keras untuk menjadi kaya. Itu adalah salah satu dari ribuan contoh betapa tidak logisnya orang Indonesia. Dan Mereka tidak menyadari bahwa budaya adalah ciptaan manusia juga, ada yang baik dan ada yang buruk. Tentu saja kita sebagai manusia (yang katanya) berakal sehat, harus mampu memilah-milah apa yang diajarkan budaya. Namun dengan berjalannya waktu, perkembangan logika di Indonesia sudah membaik walaupun hanya yang bersifat formal. Orang-orang mulai menjalani hidupnya dengan berpegang pada dua hal, yaitu agama dan logika. BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Logika merupakan cabang filsafat yang bersifat praktis berpangkal pada penalaran, dan sekaligus juga sebagai dasar filsafat dan sebagai sarana ilmu. Dengan fungsi sebagai dasar filsafat dan sarana ilmu karena logika merupakan “jembatan penghubung” antara filsafat dan ilmu, yang secara terminologis logika didefinisikan: Teori tentang penyimpulan yang sah. Bahasa dalam logika merupakan alat berfikir yang kalau sungguh-sungguh kita kuasai dan kita gunakan dengan tepat, dapat membantu kita memperoleh kecakapan berfikir, berlogika dengan tepat. Di Indonesia, Logika pada awalnya tidak diterima, bahkan mendapat penolakan karena diaggap tidak sesuai dengan budaya dan dapat merusak budaya yang ada di Indonesia. Namun, dengan perkembangan zaman, Logika dapat diterima dan dikembangkan hingga sekarang dan menjadi sebuah ilmu untuk memajukan bangsa indonesia di era modern ini. DAFTAR PUSTAKA Karomani, 2009. Logika. Yogyakarta : Graha Ilmu http://duniadandia.blogspot.com/2011/03/dasar-dasar-logika-sejarah-di-indonesia/ 02/10/2012 13.30 http://edywitanto.wordpress.com/logika/ 02/10/2012 14:30

perbandingan agama kong hu chu

BAB I PENDAHULUAN 
A. Latar Belakang 
 Apakah yang dimaksud dengan agama, bagaima mendefinisikan? Agama kong hu chu sejak lama menjadi bagian dari kekayaan rohani dan perbendaraan kehidupan keimanan bagi masyarakat yang menganutnya. Ditengah kontroversi yang berkaitan dengan pertanyaan konfusianisme apakah agama atau hanya filsafat etika belaka. Maka yang merupakan daya tarik dimasa modern ini justru perhatian pada eksplisit. Tidak menutup kemungkinan bagi upaya memperat hubungan baik kerjasama antara kelompok saling bergaul, berhadapan bahkan bersaing dengan masyarakat. Salah satu cara pengakuan simpatik kepada kepercayan yang dianut kalangan etnis cina. Ada kesempatan bertukar dan saling belajar kearifan kepada bangsa satu kelainya. 
 B. Rumusan Masalah 
 1. Bagaimana sejarah dan perkembangan agama kong hu chu?
 2. Apasajakah pokok-pokok ajaran agama khong hu chu? 3. Apasaja persamaan dan perbedaan agama khong hu chu dengan agam islam? 4. Bagaimana Pandangan islam terhadap kong hu cu C. Tujuan Dalam makalah ini betujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan agama kong hu chu dengan agama islam dan untuk memenuhi tugas kelokompok dalam Mata Kuliah Ilmu Perbandingan Agama. BAB II PEMBAHASAN A. Sejarah Perkembangan Agam Kong Hu Chu Agama ini timbul di tiongkok dari pelajaran seorang filosuf Tiongkok yang termasyur Bernama confurius (kong hu chu/kong fhu che). Beliau dilahirkan tahun 551-479 Sebelum masehi dan diberi nama Tsiu. Kong adalah nama keluarganya, dan fu tse berarti Ahli filsafat. Kong fu the sendiri sebenarnya bukan pencinta konfosianisme. Paham in I lebih tepat merupakan pandangan filsafat negara yang berdasarkan etika keagamaan Yang berasal dari permulaan zaman tsyou yang feodal (1050 SM) dan baru dijadikan agama negara dibawah dinasti Han (206 SM- 221 M) Agama khongfutzu di indonesia dengan agama khong hu chu , memperoleh nama menurut nama pembangunya, yaitu kung fu tze (551-479 sm). Ada pihak yangberpendirian bahwa ajaran kong fu tze bukan suatu agama tetapi Cuma suatu ajaran atau etika belaka. Karena kong fu tze sendiri menghindarkan diri tentang alam gaib “ kenapa kamu bertanya tentang maut kepadaku sedangkan bagaimana kamu harus hidup? Keberadaan umat kong hu cu beserta lembaga keagamaan di nusantara atau di Indonesia sudah ada sejak berabad abad yang lalu bersama pedagang cina ke tanah air. Pada jaman dahulu , tiap masyarakat kofusianis mempunyai altar keluarga untuk melakukan penghormatan kepada leluhurnyadan membangun bio atau disini disebut klentenguntuk melakukan ibadat kepada thian. Di Indonesia ada tempat-tempat bio seperti di manado, ujung padang, tuban, lasem, semarang Jakarta, dll. Bio itu didirikan SUWAN atau TAMAN KITABjadi seperti pesantren dijakarta diberi nama bing sing suwan bermakna taman kitab menggemilangkan iman. Hari wafat dan hari lahir nabi kong hu cu diakui sebagai hari besar bagi umatnya. Tercantum pula dalam penetapan pemerintah tentang hari raya no. 2/0EM-46di jogyakarta 18 juni 1946. Ditandatangani presiden masa itu. Kemudian dirasakan kitab diterjemahkan dalam bahasa Indonesia atau melayukitab suci thaij hak, tiong long diterbitkan di ambon disusun oleh lie kiem hok. Pada tahun 1923 diselenggarakan kongres di jogyakarta dan berhasil membentuk badan pusat khong kauw tjong hwee atau majlis pusat agama konghucu sekarang dinamakan matakin. Riwayat hidup kong fu tze Pada tahun 551 SM pada distrik tsowdalam wilayah lu seorang wanita dari keluarga kung bernama ching tsai melahirkan seorang putra di beri nama chiu, bapaknya shuh liang heih amat bersukacita karena selama ini punya putrid 9 orang, saat chiu berusia 3 tahun bapaknya meninggal dunia, iapun diasuh dan dibesarkan oleh ibunya. Guru-guru yang mengajarinya memuji kecerdasanya. Diusia dewasa kecerdasan dan kebijaksanaan menjadi buah tutur dalam distrik kediamnya Dalam usia 19 tahun ia menikah dan mendapat jabatan penawasan urusan bulog walau masih muda. Setiap orang memanggilnya chiu kung dengan kung fu tze , kung yang bremakna ahli pikir. Literature barat memanggilnya Confucius. Saat ibunya meninggal ia berkabung selama tiga tahun, dan selama itu ia mempelajari pengetahuan dalam bidang sastra, sejarah , dan filsafat. Selama itu ia meninggalkan pekerjaanya dan membuka perguruan. Banyak murid berdatangan hingga 3000 orang saat ia beruasia 34 tahun. Penduduk kota chung tu momohom sudi untuk menjabat chief magistrate(kepala hakim)diusianya 52 tahun Wafatntnya pada tahun 479SM ajaranya dilanjutkan oleh cucunya tzu szu, beserta tokoh-tokoh berikutnya. Dua setengah abad ia menunggalkung fu tze terbentuk dinasti chin (221-207 SM) dengan ibukota hasien yang, yang berkuasa kaisar shih hwang ti 221-210SM) pembangun tembok besar yang terkenal itu B. Pokok-Pokok Ajaran Khong Hu Chu 1. Tingkatan ajaran – ajaran dari keagaman khong hu chu a. Pemujaan alam: sejak dahulu bengsa tionghoa merupakan bangsa petani, mereka sangat erat hubungannya dengan tanah dan kekuatan dewata yang terdapat pada alam. Setiap tahun diadakan rite –rita dan pesta untuk menambah hasil petani. Raja dulu membuka musim membajak dengan memberikan suatu korban kepada pembajak pertama dan membakaj sendiri tiga kali jalan. Dan dewa pertanian ini paling tua yang diberi korban di lading, beberapa tempat di pandang suci karena tampak adanya kedewaan di tempai itulak pemuda pemudi menari dimusim semi sebagai rite-rite pembaruan alam. b. Pemujaan atau hormat pada nenek moyang: setelah menguburkan ayahnya sianak menempatkan kuil leluhurnya suatu papan namabertuliskan ayahnya disamping nama neneknya.kultus leluhur ini membuktikan hormat yang besar terhadap orang-orang yang meninggal dunia. Penghormatan terhadap orang yang lebik tua baik yang meninggal maupun yang masih hidup. c. Pemujaan terhadap langit: ahli aga tertentu mengatakan dewa langitlah yang paling besar dikatakan mempunyai akhlak yang luhur namanya tien yang artinya langit dalam pemujaan sering disebut syang yang berarti raja yang diatas. Perkembangan penafsiran pada masa belakangan kung fu tze sendiri mengindarkan diri membicarakan alam gaib dan kodrat ghaib. Didalam himpunan klasik yang ditulis langsung olengya hanya satu yang dijumpai sebutan shang ti(yang maha kuasa)dan itu dibalik sajak,(shih ching, 20:1,2,3) 2. Alkitab Konfusianisme Kitab Konfusianismeterdiri dari Se Shu(the four books)kitab perjanjian baru dan Wu Ching(the five classics )kitab perjanjian lama. Sebenaranyalima ching klasik ada 6 karena hilangnya kitab music(yueh chi)sehingga tinggal lima kitab ching kalsik.claren burtoon day, lector filsafat di hong chow university mengasumsikan pokok ajaran dan komentar melebihi kitab suci yang lain kecuali kitab weda, hebrewcristian bible dan al- quran. Kitab lima cing dikenal tradisional sebagai” a. Kitab sanjak(shih ching, the book of poerty)memuat 5 sanjak dinasti shang 1800 SM. 11 sanjak dinasti chou 1100-1027SM kitab ini mengajarkan manusia menjadi pemaaf dan arif. Dinasti lain sampai 600 sm bahasa yang dipakai bahasa kuno dan tidak dipakai lagi . b. Kitab sejarah (shu ching, the book is history) berisi pidato dan dokumen dari tahun 2000 SM. Memuat cara hidup berpengertian c. Kitab perubahan (yi ching, the book of change) tentang kosmologi, ontology dan matematika atas 8 diagram d. Kitab ritual/upacara (li chi, the book of rites). Berisi tentang peraturan ritual merupakan kumpulan dokumen tradisi chou dinasti. e. Kitab musim semi dan gugur(ch’un-chiu, the book of spring and autumn annals)merupakan kejadian secara kronologi di Negara lu 722-464 Sm Kitab empat (Se Shu) sebagai berikut: a. Kitab percakapan (lun yu Confucian analects)kitab percakapan antara kofusius dengan muridnya b. Ajaran besar (ta Shueh)sabda konfusius mengenai moral politik yang ditujukan pada penguasadipakai sebagai buku pelajaran dalam pendidikan kepada pangeran dan bangsawan c. Kitab tengah sempurna(chung yung) sabda konfusius mengenai topic watak manusia dan hubungan dengan tao d. Kitab meng tze (mencius)berisi pemerintahan yang adil sifat pribadi/ mutu penguasa yang baik ; catatan mengenai watak dasar manusia merupakan isi pokok ajaran mencisius kurang lebih 300 SM 3. Sifat dasar dari konfusianisme a. Jen(cinta kasih), cinta kasih sebagai nama kolektif dari semua kebaikan/ kebajikan . konfusius bersabda “ seorang chun che(manusia tinggi budi)sekalipun saat makan tidak melanggar cinta kasih didalam kesibukan demikian bahkan didalam topandan bahaya ia tetap demikian “(lun yu IV;5.3) b. Le(keadilan/ kebenaran)keadilan adalah kebaikan / kewajiban yang melengkapi cinta kasih berbuat sesuatu karena benar tanpa menghiraukan akibatanya. Konfusius bersabda: “ seorang yang hanya berani tetapi tidak jujur , tidak cakap, tidak hati-hati, tidak pandai, tidak dapat dipercaya aku tidak tau apa ynga terjadi atas dirinya”(lun yu VII:16) c. Li (tata upacara)menurut confusius menyangkut banya hal tradisi, institusi, hokum tertulis maupun tidak tertulis, adan dan konvensi. Li merupakan standar untuk mengukur kelakuan d. Che (kebijaksanaan ) ini melukiskan orang yang menjadi pemimpin , konfusius menekankan dasar berlaku bijaksana dan berterus terang. Ia akan mengatakan sederhana pendapatnya. Kofusius bersabada” seorang muda dirumah hendaknya berlaku bakhti diluar hendaknya bersikap rendah hati, hati-hati sehingga dapat dipercaya menaruh cinta kepada masyarakat dan berhubungan erat dengan orang yang bercinta kasih bila orang telah melakukan itu dan masih mempunyai kelebikan tenaga, gunakanlah untuk mempelajri kitab-kitab e. Hsin (kerpercayaan )muridnya tze kung bertanya tentang pemerintahan , nabi bersabda:”harus cukup makan, cukup bersenjata, dan ada kepercayaan rakyat. Tze kung bertabya kalau ada yang tidak terpenuhi dari ketiganya manakah yang dilakukan ? lakukanlah kepercayaan rakyat , Negara tidah dapat berdiri” ( lun yu XXI 1-4) f. Cheng (jujur atau tulus hati)konfusius bersabda:” didalam rumah hendanknlah bersikap hormat, melakukan tugas hendaklah bersungguh-sungguh dan kepada orang lain hendaknya bersikap setia” Lun Yu XIII: 19 g. Chung Shu ( tepo saliro) tze sung mengatakan “jalan guru terdiri atas chung dan shuLun Yu IV: 15.3 arti cung ialah setia kepada rakyat atau bekerja keras dan sebaik baiknya h. Cung yung (tengah sempurna)adalah kristalisasi dari kebajikan bangsa cina. Penjelasan ynang terbaik mengenai jalan tengah sempurna intinya berbuaat sesuatu yang berlebikan adalah sama buruknya seperti perbuatan setengah-setengah ” Lun Yu XI: 16 i. Kenh ming (revolusi ) artinya pergantian rezim lama dengan yang baru, tranformasi atau renovasi dari pola hidup seseorang j. Ta tung (persatuan besar)penguasa dipilih atas dasar kebajikan dan kecakapan mereka dan berlaku mempercayai dan damai. Karenanya rakyat tidak saja menganggap setiap orang tua sebagai orang tuanya atau setiap anak sebagai anaknya. 
C. Persamaan Agama Khong Hu Chu Dengan Agama Islam
 1. Beriman kepada THIAN tuhan yang maha Esa agama kong hu cu begitu pula agama islam tuhan yang maha Esa ialah Allah Swt.
 2. Nama nabi agama kong hu cu ialah konfucius atau sing jien sedangkan agama islam ialah Nabi Muhammad saw.
 3. Ada pula persamaan paham atau aliran agama kong hu cu dinamakan KIU LIU yaitu paham JI KE, TOO KE, IM YANG KE,DLL. Sedangkan agam islam juga ada paham atau madzab seperti aliran NU, MUHAMMADIYAH DLL.
 4. Nama lembaga khong kauw tjong hwee atau majlis pusat agama konghucu sekarang matakin (majlis tinggi agama konghucu) sedangkan agama islam nama lembaga yang menaunginnya ialah MUI (majlis ulama islam) 
 5. Bahwa manusia harus mempunya sifat samawi (berbudi luhur) artinya harus mempunya hati yang longgar berjiwa toleransi terhadap sesame manusiasuka menolongtidak membedakan satu sama lain, walaupun berderajat tinggi atau rendah baik berkulit putih maupun berkuloit hitam. Demikian pula dalam islam, dalam al Quran banyak disebut seperti Dan sesungguhnya Engkau(Muhammad)sungguh dalam akhlak yang agung” QS. An-Nur:4 Sesungguhnya orang orang mukmin itu bersaudara” QS. Al Hujurat: 10 
 D. Perbedaan Agama Khong Hu Chu Dengan Agama Islam 
1. Agama kong hu chu tidak pernah mempersoalkan tentang tuhan, hari kiamat Dana akhirat, hidup setelah mati dan lain lain. Sedangkan agama islam membicarakan bahkan soal itu yang harus diutamakan oleh tiap pemeluknya sperti rukun enam ini 1. Percaya kepada Allah 
2. Percaya kepada malaikat 
 3. Percaya kepada kitab-kitab Allah
 4. Percaya kepada rasul-rasil Allah 
5. Percaya kepada hari kiamat 
6. Percaya kepada Qodha dan Qadar.
 Kesemuanya harus diyakini benar didalam hati, sebelum melaksanakan syariat yang bersifat lahiriyah missal: sholat, puasa dll 2. Agama kong hu chu lebih mengutamakan soal dunia saja terutama etika dan sopan santun. Sedangangkan islam mengutamakan dunia dan akhirat keduanya sangat penting (ibadat dan muamalat). Pada pokoknya islam meliputi iman, islam, ihsan ketiganya tidak dapat dipisahkan. 3. Agama kong hu chu sangat mengutamakan akhlak dan aturan aturan upacara serta upacaranyaseperti upacara bersaji pada dewa langit, sedangkan agama islam soal akhlak dan aturan upacara keagamaan juga ada missal sholat harus berwudlu harus menghadap kiblat. Akan tetapi ini merupakan realisasi dan manifestasi pada keimanan. 4. Agama koh hu chu mengajarkan bahwa mengormati adalah benih-benih kebaktian yaitu: Para bangsawan, bapak, saudara laki-laki, suami, kawan-kawan. Dalam agama islam terdapat ajaran seperti itu akan tetapi kebaktian paling utama adalah kepada Allah saja sebab hanya Allah maha pencipta dan kepada-Nnyalah kembali 5. Bagi kong hu chu mengormati arwah suatu hal yang penting sebab menurut mereka arwah itu memerlukan pemujian. Upacara pada orang mati sangat penting dirumah maupun dinegarajadi arwah masih dianggap berkah dan pertolongan pada keluarganya. Maka dari itu roh atau arwah terutama leluhurharus dipuja dengan baik E. Pandangan islam Terhadap adgama ini, islam dapat memberikan pandangan dari dua segi: 1. Pandanagan slam terhadap kong hu cu Kong hu cu (orang barat menyebutnya konfusius)lahir tahun 551 SM dinegara lu propinsi syang tung sekarangayahnya bernama syu lang he, ibunya bernama yen ching tsai , sebelum nikah ia mengembara keistana lain. Tahun 501 smdiangkat menjadi pegawai tinggi kerajaan beliau meninggal pada than 478sm. Dalam islam kalangan Indonesia bila menyebut nama konghucu sering dibumbuhi nabi. Jadi nabi kong hucu mungkin dulu seorang nabi karena melihat dari ajarantentang ketulusan budi yang tinggi, jauh dari sifat dengki suka mengembara, mengajak kebaikan dsb. Bila kemungkinan ini benar berarti teang agama ini mengalami perubahan seperti agama majuzi , bila kemunginan ini tidak benar alangkah mustahilanya tuhan membiarkan jutaan umat yang besar tidak mempunyai nabi. Siapa yang diutus tuhan untuk membawa agama ke tiongkok ? kita tidak tahu dngan yakin karena tidak disebut dalam la Quran dan al Hadits. Juga bangsa tiongkok tidak meninggalkan catatan-catatan tentang ini. 2. Pandanag islam terhadap ajaran-ajaran kong hu cu Diatas telah diuraikan bahwa ajaran kong hucu ada persamaan dan perbedaan dengan islam persamaannya kedua agama tersebut mengajarkan tentang persamaan anatara makhluk , tidak membedakan antara yang kaya dan yang miskin, kulit putih dengan kulit hitam. Semuanya pada mulanya segenap manusia adalah saudara. Sedangkan perbedaan bahwa agama kong hucu tidak menyinggung soal akhirat, soal surge neraka.agama wahyu, dan tidak mempersoalkan pahala siksa dll. Karena agama ini tidak mengakui adnya tuhan yang hakikisebagaimana agama islam. Disamping itu agama kong hucu tidak pernah menyebut tentang buku suci tetapi mereka berpedoman pada kitab klasik. Pada agama islam ajaran tentang tauhid sangat lengkap, demikian pula tentang kitab suci, islam menganjurkan beriman pada kitab suci al quran, kiab yang memuat aturan hiduo dan kehiduan manusia Titania maupun diakhirat Dari persamaan dan perbedaan tersebut ditarik kesimpulan;
 a. Agama kong hucu dan agama islam terdapat persamaan prinsip dalam maslah yang berhubungan dengan keduniaan, terutama pandangan yang mengatakan bahwa segenap manusia adalah sama demikian pula sopan santus berbakti pada orang tua, saudara tua, dll. (QS. Hujurat; 10-13 dan surat al bagarah ; 213) b. Terhadap ajaran kong hu cu yang tidak pernah menyinggung persoalan tauhid, tidak mempersoalkan tentang tuhan dan sifatnya dan kitab suci maka dalam hal ini berbeda dengan islam kalau dikatakan bahwa kong hu cu (konfusius) sendiri bukan pencipta agama atau jru khutbah kebenaran kebanaran baru 

 BAB III PENUTUP 
 A. Kesimpulan Kong fu tze dilahirkan tahun 551-479 ibunya bernama ching tsaise sedangkan ayahnya shuh liang heih. Wafatntnya pada tahun 479SM ajaranya dilanjutkan oleh cucunya tzu szu . Ajaran konfusianisme meliputi seluruh aspek kehidupan manusia, ajaranya bersifat intelektual dan rasional krenanya mempunyai nilai universal. Kapitalisme konfusianisme merupakan sisten kapitalisme yang tumbuh dinegara dan kelompok etnis bertumpu atas dasar usaha kecil yang dikelola keluarga atas dasar hidup ulet dan hemat. Kesempatan yang diperoleh dan jijaga dikelola sesuai 5 sifat kebajikan, atas dasar meluruskan nama. Tidak didorong ambisi. Konfusianisme menitik beratkan pada jen (cinta kasih )
 B. Kritik Dan Saran Apabila ada kesalahan isi makalah ini mohon kritik dan membenarkan dengan solusinya dan saran yang membangun agar pemakalah bisa memperbaiki makalah yang selanjutnya.

 DAFTAR PUSTAKA 
 Ahmadi,Abu,”perbandingan agama”reinka cipta: Jakarta,1991 Lasio,dkk”, pergulatan mencari jati diri”interfidei: Jakarta,1995 Sou’yb, joesoef” agaga-agama besr di dunia” PT. al husna zikra: Jakarta 1996

metode penelitian kuantitatif



Penelitian kuantitatif
Pengaruh Aktivitas Berorganisasi Terhadap Motivasi Dakwah Mahasiswa Fakultas Dakwah Iain Sunan Ampel Surabaya
A.    Latar belakang
Di kalangan mahasiswa fakultas dakwah iain sunan-ampel Surabaya pengaruh dalam aktivitas berorganisasi terhadap motivasi berdakwah. Organization yang merupakan pemolaan bagian-bagian struktur kepribadian yang independen, yang masing-masing bagan tersebut mempunyai hubungan khusus satu sama lainnya. Ini menunjukan kepribadian itu bukan kumpulan sifat-sifat dalam arti satu sifat ditambah dengan yang lainya, melainkan keterkaitan antara sifat-sifat tersebut, yang satu sama lain saling berhubungan atau berinteraksi.[1]menurut Hubert Bonner motivasi adalah secara fudamental  bersifat dinamis yang melukiskan ciri-ciri tingkah laku manusia yang terarah kepada tujuan motivasi itu mengandung arti yang berhubungan dengan ketegangan jiwa, ketidak seimbangan atau gerakan -gerakan yang harus dilakukan.
Setiap organisasi mempunyai structural yang berbeda yang dapat mempengaruhi sikap dan perilaku setiap anggotanya. Tujuan pengorganisasian membagi pekerjaan yang harus dilakukan departemen dan jabatan yang terperinci, membagi tugas dan tanggung jawab. Mengkoordinasikan berbagai tugas organisasi.
Salah satu contoh dari kajian tentang analisis oleh peneliti mengenai aktivitas berorganisasi mahasiswa fakultas dakwah IAIN Sunan-Ampel Surabaya. Dalam hal ini, peneliti ingin membuktikan kebenaran terhadap suatu persepsi yang menyatakan mahasiswa fakultas dakwah bermotivasi untuk berdakwah
B.     Rumusan masalah
1.      Sejauh mana pengaruh aktivitas organisasi terhadap motivasi berdakwah ?
2.      Berapa persen sumbangan aktivitas organisasi berpengaruh terhadap motivasi dakwah?
3.      Apakah ada pengaruh dalam aktivitas berorganisasi dengan motivasi berdakwah
Bila ditijau dari
a. jenis kelamin
b. usia
c. jurusan
d. asal sekolah SMA

C.     Tujuan dan manfaat penelitian
a.       Tujuan penelitian
1.      Untuk Mengetahui pengaruh aktivitas mahasiswa berorganisasi terhadap motivasi berdakwah?
2.      Untuk mengukur sejauh mana aktivitas mahasiswa berorganisasi terhadap motivasi berdakwah?
3.      Untuk mengetahui persentase sumbangan pengaruh aktivitas mahasiswa berorganisasi terhadap motivasi berdakwah?
b.      Manfaat penelitian
1.      Manfaat Teoritis
Melalui penelitian ini diharapkan hasil penelitian dapat dijadikan sebagai pembuktian terhadap paradigma yang berkembang dimasyarakat sehingga persepsi yang kurang tepat dapat diluruskan. Selain itu hasil penelitian dapat dijadikan tolak ukur, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi ilmu pengetahuan.
2.      Manfaat praktis
Melalui penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan atau bahan evaluasi terhadap pengaruh organisasi sebagai aktivitas mahasiswa dalam bermotivasi berdakwah.

D.    Hipotesis
Ha : ada pengaruh berorganisasi terhadap motivasi dakwah fakultas dakwah IAIN SUNAN-AMPEL SURABAYA

E.     Kerangka teori
Menurut Sigmund freud(1856-1939)kepribadian manusia terdiri dari 3 sistem yaitu id(dorongan-dorongan biologis), ego(kesadaran terhadap realitas kehiduapan) dan superego(kesadaran normatif)yang berinteraksi satu sama lain. Jiwa manusia sering disederhanakan dan diumpamakan sebagai”gunung es yang terapung di samudra”: sebagian kecil tampak dipermukaan( alam sadar), bagian terbesar tidak tampak karena ada didalam samudra (alam tak sadar), dan diantara keduanya ada bagian gerakan naik turunya gelombang kadang hilang terendam dibawah permukaan atau tampak muncul keatas (alam prasadar). Id adalah berbagai potensi yang terbawa sejak lahir, insting-insting dan nafsu-nafsu primer, sumber energipsikis yang member daya kepada egodan superego untuk menjalankan fungsi-fungsinya.
Spikologi perilaku memberikan kontribusi asas-asas perubahan perilaku yakni: a. Classical conditioning(pembiasaan klasik): suatu rangsang (netral) akan menimbukan pola reaksi tertentu apabila rangsang itu sering diberikan bersamaan denga lain secara alamiah menimbulkan pola reaksi tersebut . b. Law of effect(hokum akibat): perilaku yang menimbulkan akibat yang memuaskan si pelaku cenderung akan diulangi, sebaliknya perilaku yang menimbulkan akibat yang tidak memuaskan atau merugikan cenderung akan dihentikan. c. Operant conditioning(pembiasaan operant): suatu pola perilaku akan menjadi mantap apabila dengan perilaku itu berhasil diperoleh hal-hal yang diinginkansipelaku(penguat positif) atau mengakibatkan hal-hal yang tak diinginkan (penguat negatif). d. Modeling (peneladanan): dalam kehidupan social perubahan perilaku terjadi karena proses dan peneladanan terhadap perilaku orang lanyang disenangi dan dikagumi.
Spikologi Humanistik memusatkan perhatian untuk menelaah kualitas insane, yakni sifat-sifat dan kemampuan khusus manusia yang terpateri pada eksistensi manusia, seperti kemampauan abstraksi, daya analisis dan sintesis, imajinasi, kreativitas, kebebasan kehendak, tanggung jawab, alkulturasi diri, makna hidup, pengembangan diri, humor, sikap etis, dan rasa estetika.[2]
menurut floyd L. Ruch , motivasi itu sanagat kompleks dan dapat mempengaruhi perilaku manusia ada 3 cara yakni: 1. motive dapat memungkinkan pola rangsangan dari luar diri manusia mengalahkan rangsangan lain dan menyayanginya, 2. motive dapat membawa seseorang terkait dalam suatu kegiatan tertentu sehingga ia dapat menemukan objek atau situasi khusus dari dirinya, 3. motive dapat menimbulkan kekuatan untuk melaksanakan pekerjaan yng lebih berat tidak hanya mendorong kearah tujuan tertentu untuk memenuhi kebutuhan khusus saja, akan tetapi kekuatan dorongan tersebut menjadi lebih umum sifat
Pandangan kepribadian tersebut dikaitkan pada penelitian pengaruh aktivitas berorganisasi terhadap motivasi berdakwah. Sehingga peneliti serta mahasiswa dapat mengetahui apa saja factor-faktor yang mempengaruhi potensi diri pada mahasiswa fakultas dakwah dalam motivasi dakwah yang beraktivitas organisasi.

F.      Variable, indikator variabel, definisi opersional
Variabel penelitian dapat disamakan dengan faktor-faktor yang dapat berubah-ubah ataupun dapat diubah dalam keperluan penelitian.[3] Variabel Independen pada penelitian ini adalah aktivitas mahasiswa berorganisasi yang memiliki indikator sebagai berikut :
a.       Aktivitas organisasi
b.      Motivasi organisasi
c.       Perilaku berorganisai
d.      Kepribadian diri
Variabel Dependen pada penelitian ini adalah motivasi mahasiswa untuk berdakwah yang memiliki indikator sebagai berikut :
a.       Aktiviatas berdakwah
b.      Motivasi berdakwah
c.       Motivasi Kepribadian

Definisi operasinal
            Tingkah laku mahasiswa terhadap aktivitas organisasi berpengaruh terhadap kepribadian mahasiswa yang menjalankan aktivitas organisasi. Organisasi sebagai penunjang aktivitas untuk mengembangkan potensi yang dimiliki setiap individu. Perilaku mahasiswa fakultas dakwah untuk mengembangkan potensi harus ada motivasi tertentu terhadap motivasi dakwah. Motivasi adalah sebagai dorongan agai kegiatan itu berjalan selaran dengan pemikiran.

G.    Metode penelitian
a.       jenis penelitian
Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif

Metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang tidak terlalu menitikberatkan pada kedalaman data, yang penting dapat merekam data sebanyak-banyaknya dari populasi yang luas. Walaupun populasi penelitian besar, tetapi dengan mudah dapat dianalisis, baik melalui rumus-rumus statistik maupun komputer.[4]


b.      sumber data, populasi, teknik sample, dan sample
1.      sumber data
sumber data yang di akumulasikan dari penyebaran angket berupa kuesioner
2.      populasi
Populasi adalah keseluruhan (universum) dari objek penelitian yang dapat berupa manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, udara, gejala, nilai, peristiwa, sikap hidup, dan sebagainya, sehingga objek-objek ini dapat menjadi sumber data penelitian.[5]
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang ada di fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya. mulai dari jurusan Bimbingan Konseling Islam, Manajemen Dakwah, Komunikasi Penyiaran Islam, Pengembangan Masyarakat Islam, dan prodi Ilmu Komunikasi, Sosiologi, psikologi.
3.      Teknik sample
Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Teknik Purposive Sampling yang digunakan pada penelitian-penelitian yang lebih mengutamakan tujuan penelitian daripada sifat populasi dalam menentukan sampel penelitian.[6]

4.      Sample
Sampel dalam penelitian ini adalah bagian dari populasi yang telah disebutkan yaitu dari 4 (empat) Jurusan dan 3 (tiga) prodi diambil masing-masing 7 (tujuh) responden termasuk peneliti sendiri sehingga terkumpul 49 (empat puluh sembilan) sampel.


c.       tehnik pengumpulan data
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan Questioner Questioner terdiri dari pertanyaan yang disusun berdasarkan indikator variabel independen dan dependen yang kemudian disebar pada responden yang telah disebutkan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Questioner tertutup yaitu dengan memberikan beberapa opsi jawaban pada responden. Questioner itu adalah sebagai berikut:
1.      apakah anda berminat dalam aktivitas organisasi?
a.       Ya                   b. kadang-kadang       c. tidak            d. tidak sama sekali
2.      apakah anda bermotivasi untuk berdakwah ?
a.       ya                   b. kadang-kadang       c. tidak                        d. tidak sama sekali
3.      apakah anda mengikuti organisasi?
a.       Ya                   b. kadang – kadang     c. tidak            d. tidak sama sekali
4.      Apakah anda update dalam berorganisasi?
a.       Ya                   b. kadang-kadang       c. tidak                        d. tidak sama sekali
5.      Kemana saja anda memotivasi teman anda dalam mengajak berdakwah?
a.       Organisasi       b. jurusan                     c. rumah          d. pondok
6.      Apakah anda berminat memotivasi diri anda untuk berdakwah ?
a.       Ya                   b. kadang-kadang       c. tidak            d. tidak sama sekali

7.      Apakah anda berpengaruh dalam aktivitas organisasi terhadap motivasi berdakwah ?
a.       Ya                    b. kadang – kadang     c. tidak            d. tidak sama sekali
8.      Sejauh mana anda mengikuti organisai  yang menaungi potensi anda?
a.       10%                 b. 30%                         c. 50%             d. 100%
9.      Apakah ada perubahan perilaku setelah mengikuti oranisasi yang anda ikuti?
a.       Ya                   b. kadang-kadang       c. tidak            d. tidak sama sekali
10.  Dalam ruang lingkup organisasi! Apakah anda bermotivasi untuk berdakwah didalamnya?
a.       Ya                   b. kadang-kadang       c. tidak            d. tidak sama sekali

d.      teknik analisis data
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan stastiktika inferensial sesuai dengan jenis penelitian yaitu jenis penelitian kuantitatif. Sedangkan Teknik analisa statistika inferensial adalah Teknik yang berkenaan dengan permodelan data dan melakukan pengambilan keputusan berdasarkan analisis data, yaitu:
1.      Product Moment, untuk mencari hubungan antar variabel. Rumus yang digunakan:
P rxy       :  N∑XY – (∑X)(∑Y)
                √[N∑X2 – (∑X)2] [N∑Y2 – (∑Y)2]

2.      Kai Kuadrat, untuk mencari hubungan antar variabel dengan membedakan sampel perempuan dan laki-laki. Rumus yang diguanakan:
X2         : X20 = N [( AD-BC )    N/2 ]2     
                        (A+B) (C+D) (A+C) (B+C)

3.      T Test, untuk mencari hubungan antar variabel dengan membedakan sampel dalam dua kelompok, yaitu A dan B. Rumus yang digunakan:
t          : t0 = MD
                                        SEMD
             MD = ∑D         dan      SDD = √∑D2 (∑D)2
                                    N                                    N         N
Lalu     SEMD = SDD
                                                √N-1

4.      Anava, untuk mencari hubungan antar variabel dengan membedakan sampel dalam lima variasi. Rumus yang digunakan:
F            : F = MSp                           SSE = SST -  SSp
                                 MSE          
                        MSp = SSp                          SST = ∑ (X ij)2 – CF
                                    DFp                       SSp = ∑ (Tj)2 ­– CF
                                                                        n i
MSE = SSF                         ­CF1 = (∑ Tj)2
                                                DFE                             N

5.      Regresi, untuk melihat sumbangan variabel satu terhadap variabel yang lain. Rumus yang digunakan:
R2             :
a.       ∑xy = ∑XY – (∑X) (∑Y)
N
b.      ∑x2 = ∑X2 (∑X)2
                            N
c.       ∑y2 = ∑Y2 (∑Y)2
                            N
d.      A1 = xy
                         ∑x2
e.       A0 = ∑Y – A1 ∑X
         N
f.       Y = Ao + A1 X
g.      R2 = A12 (∑x2)
                             ∑y2




















[1] Samsul yusuf dan juntika nurisan”teori kepribadian”bandung: pt remaja rosdakarya,2008 cet 2 hlm. 5
[2] Hanna djumhana batsaman” intregasi spikologi dengan islam”pustaka belajar dengan yayasan insane kamil,Jogjakarta:2005.hlm 45-56

[3]Burhan Bungin, Metodologi Penelitian Sosial Format-format Kuantitatif dan Kualitatif, Surabaya: Airlangga University Press, 2001 hlm. 56.
[4]ibid burhan bungin, hlm 29.
[5]ibid, hlm 101

[6] Ibid,. hlm. 118.